Featured Article
Showing posts with label management diri. Show all posts
Showing posts with label management diri. Show all posts

Friday, April 6, 2012

Lupa Ada Obatnya?

Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullah berkata: Jika ada yang bertanya: apakah lupa ada penawar atau obatnya? Kami menjawab: iya, ada obatnya. , dengan keutamaan dari Allah yaitu menulis.
Oleh karenanya, Allah Azza wajalla telah member anugerah kepada hamba-hamba-Nya, dalam firman-Nya:

{اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِى خَلَقَ خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الاَْكْرَمُ الَّذِى عَلَّمَ بِالْقَلَمِ}. [العلق: 1 - 4]

Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.Yang menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah dan Rabb-mu yang maha pemurah.Yang mengajar ilmu melalui perantaraan pena.” (QS.Al-Alaq:1-4)
Maka firman-Nya “bacalah” lalu berikutnya “yang mengajarkan ilmu dengan perantara pena”, maksudnya adalah: bacalah dari hafalanmu,jika tidak maka dengan penamu.Maka Allah Azza wajalla menjelaskan kepada kita bagaimana cara kita mengobati penyakit ini,yaitu penyakit lupa yaitu dengan mengobatinya melalui penulisan. Dan sekarang ini penulisan lebih teliti dibandingkan dahulu, sebab sekarang ini sudah ada alat untuk merekam. Walhamdulillah.

(ditranskrip dari syarah al-manzhumah al-bayquniyyah, al-Utsaimin,ketika menjelaskan bait syair yang keempat.Diterjemahkan oleh : Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal)

Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin
selengkapnya disini

Saturday, October 3, 2009

Kala MALAS Muncul....

sob, pren, pembaca semuanya... malas kadang muncul dikala waktu yang tak diinginkan..
dibawah ini aku repost tips menagatasi kemalasan... selamat membaca... jangan lupa dipraktekin.. semoga sukses...

ni postingannya...

Saturday, March 28, 2009

kurang percaya diri? baca ini..

Seberapa besar rasa percaya diri Anda adalah tergantung seberapa besar kepedulian dan pengharga’an Anda terhadap diri Anda sendiri.

Semua yang terjadi dan tumbuh pasti ada sebab dan proses, tidak ada sesuatu hal pun yang tanpa sebab, hukum sebab akibat merupakan hukum alam yang akan terjadi secara terus menerus.

Ok, ada beberapa tips yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri dalam menjalani kondisi apapun yang sedang kita jalani. jalani proses menumbuhkan rasa percaya diri Anda secara konsisten.

* Buat pengakuan, untuk tahap awal buat pengakuan terhadap diri kita sendiri, tidak usah malu dengan keada’an apapun kita pada sa’at ini. ” inilah saya, saya adalah saya, bukan orang lain, orang lain hanya pembawa informasi terhadap apa yang akan Saya pertimbangkan, kebijakan dan keputusan ada di tangan saya berdasarkan informasi dari apa yang Saya lihat, dengan dan rasakan. “

* Hilangkan kebiasa’an berpikir bahwa saya tidak lebih baik daripada orang lain, semua manusia pasti mempunyai kelebihan masing-masing, mempunyai keunikan masing-masing hanya saja dalam penerapan yang berbeda. terus berpikir dan berkata bahwa saya mempunyai suatu kelebihan yang bisa saya kembangkan walaupun kita belum tau apa kelebihan kita, katakan pada diri sendiri bahwa saya mampu dalam segala hal, maka dengan demikian akan menciptakan jalan bagi potensi diri kita untuk keluar dari dasar jiwa yang paling dalam.

* Anda tidak takut jika terkadang berbuat salah, seperti hal klasik lainnya, tidak akan ada kesuksesan yang tercapai dan langgeng jika tidak melalui tahapan berbuat salah, kita bisa menentukan jalan keluar dari kesalahan hanya jika kita mengetahui bahwa itu salah, tetapi bagaimana kita tau itu salah dan akan kita jadikan ilmu jika kita tidak tau itu salah. berpikirlah bahwa kesalahan adalah proses pembelajaran.

* Gunakan komitmen sebagai alat untuk menjaga agar anda tetap fokus untuk maju, dengan menjaga komitmen maka akan ada rasa saling menghargai antara Anda dan batin anda, Anda akan menghargai terhadap apapun kegiatan baik yang Anda lakukan, dengan begitu maka Anda akan semakin percaya bahwa Anda mampu.

* Berikan Argumentasi yang jelas terhadap semua pertimbangan dan keputusan yang Anda buat, dengan begitu kita bisa mengetahui dan meyakini bahwa yang Saya perbuat sudah jelas arah dan tujuannya. maka semakin jelas dan kuat apa yang harus Anda perjuangkan tidak akan adalagi situasi dari luar yang mengganggu keyakinan anda karena semuanya sudah jelas dan dapat diterima logika Anda.

* Berbagilah dengan orang lain dengan hati yang tulus, dengan kita memberi maka akan ada kekuatan dan perasa’an kebaikan dari yang telah kita perbuat, memberi tidak harus berupa materi yang besar tapi memberi bisa dalam berbagai bentuk dan ukuran, memberikan support yang positif adalah salah satu yang dapat kita berikan, memberikan support merupakan jenis pemberian yang mendukung segala situasi tidak membedakan apa dan siapa serta kapan dan dimana. dengan memberi secara tulus kita akan selalu tersenyum dan percaya diri bawha ada suatu pengharga’an dari orang lain yang kita terima.

* Dan yang terpanting berikan kekuatan pada rasa percaya diri tersebut ketika perkembangannya kurang lancar, dengan memberikan kekuatan pada rasa percaya diri tersebut tidak ada istilah jatuh bangun dan jatuh terus jatuh, tetapi akan tercipta jatuh bangun dan terus bangun secara terus menerus sepanjang Anda menjalani kehidupan ini.

* Ada yang jangan kita lewatkan bahwa Rasa Percaya Diri yang Tinggi sangat tipis perbeda’an nya dengan Kesombongan, maka dengan itu sertakan do’a dan hati nurani dalam menumbuhkan rasa percaya diri *

Salam damai, jabat erat persahabatan

sumber: msantika.com

Sunday, December 7, 2008

bahagia




coba baca renungan ini

Saturday, June 21, 2008

tips bagi pelupa

sebagai seoarang yang pelupa, ku jadi tertarik untuk mengeklik " trik bagi pelupa" di Elfata online.
ini artikelnya. semoga bermanfaat bagi semua.

Trik bagi Pelupa ==



Ditulis oleh Ismi Nurjanah
Tuesday, 12 February 2008

Pada suatu ketika, ada kegiatan baru yang perlu cukup persiapan. Semua sudah dicatat namun alhasil ada saja barang atau sesuatu yang terlupakan atau tertinggal dirumah. Sewaktu ujian terkadang apa yang sudah dipelajari secara serius tiba-tiba hah... lupa??
Nah ada sedikit tips ini bagi Sobat Elfata, mudah-mudahan bermanfaaat :

  1. 1. Berdoa, Segala aktifitas kita mulai dan akhiri dengan doa karena doa adalah kunci pembuka surga, mohon perlindungan Allah dari godaan syetan dan menjauhkan dari bencana.
  2. 2. Jauhi maksiat, Lhoh, kok maksiat ?. Nah begini sobat Elfata.. maksiat itu menghalangi masuknya ilmu sehingga kita mudah lupa dengan ilmu kita.Oleh karenanya jaga pikiran sehingga tidak memikirkan hal-hal kotor.
  3. Asah otak dengan membaca hal yang bermanfaat, missal : Al-Quran, buku,artikel dan sebagainya. Sehingga otak tidak aus.
  4. Biasakan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya sehingga sewaktu-waktu ingin digunakan kembali tinggal mengambilnya dengan mudah.
  5. Jangan lupa untuk mencatat hal-hal penting atau sesuatu yang akan kita lakukan. Lalu tempelkan catatan itu di tempat-tempat yang sering kita berada, seperti di dalam kamar dekat cermin.
  6. Saat teringat sesuatu, bersegeralah untuk mengerjakan. Jangan ditunda-tunda sehingga lupa lagi deh.
  7. Jika ada janji buatlah agenda di hp dan pasang alarm.
  8. Saat kita berada di tempat baru dan bertemu dengan orang yang belum kita kenal, perhatikan ciri khas yang ada pada mereka.Dengan mengingat yang khas tersebut. InsyaAllah kita tidak mudah lupa.
  9. Jangan pura-pura bersikap pelupa. Walaupun sebenarnya tidak lupa. Akhirnya bisa jadi lupa beneran lho.
  10. Beritahu keluarga atau teman terdekat untuk mengingatkan kembali apa yang akan kita lakukan.
Nah demikianlah salah satu tips untuk mengatasi kelupaan yang sering melanda pikiran kita. Mudah-mudahan Allah senantiasa membukakan pintu mata hati dan pikiran kita. Amin.


itulah artikelnya. semoga bermanfaat...

Saturday, May 10, 2008

ini lagi, Sebagai renungan diri

Rasullah saw pernah berdialog dengan Ali ra. Beliau bersabda, “wahai Ali, setiap sesuatu ada penyakit.”


Penyakit bicara adalah bohong,

Penyakit ilmu adalah lupa,

Penyakit ibadah adalah riya,

Penyakit akhlak mulia adalah kagum pada dirinya sendiri,

Penyakit berani adalah menyerah,

Penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian,

Penyakit tampan adalah sombong,

Penyakit bangsawan adalah membanggakan diri,

Penyakit malu adalah lemah,

Penyakit mulia adalah menyombongkan diri,

Penyakit kaya adalah kikir,

Penyakit royal adalah hidup mewah, dan

Penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan.


Mau menjadi orang yang paling bahagia?

Ini ada tips-tips dari Dr. ‘aidh Al-Qarni
Keimanan menghapuskan keresahan dan melenyapkan kegundahan.
Keimanan adalah kesenangan orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.

Yang lalu telah berlalu dan yang telah pergi telah mati.
Jangan dipikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai.

Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu sampai sore.
Hiduplah dalam batasan hari ini.
Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.

Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok.
Karena jika anda melakukan yang terbaik di hari ini, maka hari esok juga akan lebih baik.

Bersihkan jiwa dari dengki dan jernihkan dari iri.
Keluarkan penyakit permusuhan dan percekcokan dari dalam jiwa.

Buku adalah teman yang paling baik.
Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.

Anda harus berjalan-jalan dan olahraga.
Jauhilah kemalasan dan ketidakberdayaan.
Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.

Bacalah sejarah, pikirkan keajaiban-keajaibannya, renungkan keanehan-keanehannya, simak kisah-kisah dan kabarnya.

Perbaruilah hidup anda.
Jadikan hidup anda lebih bervariasi.
Ubahlah rutinitas hidup anda.

Perhatikan kebersihan pakaian.
Perhatikan bau badan.
Perhatikan penampilan luar.
Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.

Jangan membaca buku yang memanjakan pesimisme dan putus asa.

Ingatlah bahwa Rabb sangat luas ampunan-Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hamba-Nya, dan mengganti kejahatan dengan kebaikan.

Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup (aib), pendengaran, penglihatan, rezeki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya.

Tidakkah anda tahu, bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjara, dilumpukan, atau ditimpakan bencana?

Hiduplah bersama Al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, maupun merenungkannya.
Sebab ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.

Bertawakallah kepada Allah SWT dan serahkan semua perkara kepada-Nya.
Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.

Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada anda.
Sambunglah tali silaturahmi dengan orang yang memutuskan tali silaturahmi dengan anda.
Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada anda, bersabarlah kepada orang yang berbuat jahat kepada anda, niscaya anda akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri anda.

Bacalah secara berulang-ulang ‘ laa haula walaa quwwata illaa billaahi’, karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tentram, memperbaiki keadaan, membuat yang berat menjadi ringan, dan membuat Yang Maha Kuasa menjadi ridha.

Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezeki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.

Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan da jalan keluar.
Ketahuilah bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya.
Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.

Optimislah, jangan pernah berputus asa dan jangan pula menyerah tanpa usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.

Terimalah pilihan Allah untuk anda dengan gembira. Sebab anda tidak tahu tentang kemaslahatan. Bisa jadi kesulitan itu baik daripada kemudahan.

Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran- pikiran yang sakit.

Ketahuilah bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian.
Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan dan tidak seorang pun yang luput dari kesulitan.
Yakinlah bahwa dunia iniadalah tempat cobaan, ujian, tantangan, dan kesedihan.
Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan kepada Allah SWT.

Belajarlah dari orang-orang terdahulu : yang pernah dikucilkan,yang pernah dipenjara, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji, dan yang pernah dibuang serta dikeluarkan dari negerinya.

Janganlah banyak bergaul dengan orang-orang yang pendendam dan jangan pula dengan orang-orang pengangguran serta pendengki. Sebab mereka adalah penyakit jiwa, pembawa kesedihan dan keresahan.

Jauhilah dosa-dosa, sebab ia adalah sumber keresahan dan kesedihan. Ia juga adalah penyebab serta pintu ke arah musibah dan keadaan tertekan.

Jadilah orang dermawan sebab orang yang dermawan hatinya akan selalu lapang dan jiwanya luas. Sedangkan orang pelit hatinya pengap dan nuraninya kotor.

Tersenyumlah kepada siapa saja, niscaya anda akan mendapatkan cinta kasih mereka.
Haluskan tutur kata anda, niscaya mereka akan mencintaimu.
Dan rendahkan hati kepada mereka, niscaya mereka akan menghormati anda.

Balaslah perbuatan yang baik dengan lebih baik.
Berbuatbaiklah kepada sesama, padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh, dan perbanyaklah teman.

Pintu kebahagiaan terbesar adalah do’a kedua orang tua. Berusahalah mendapatkan doa itu dengan berbakti kepada mereka berdua agar doa mereka menjadi benteng yang kuat yang menjagamu dari semua hal yang tidak anda sukai.

Jangan hidup dalam idealisme-idealisme, tapi hiduplah dengan realitas.
Dengan hidup dalam idealisme anda menginginkan dari orang lain apa yan tidak dapat anda lakukan. Karena itu, jadilah orang yang obyektif (dalam melihat kenyataan).

Hiduplah sederhana dan jauhi semua bentuk foya-foya serta pemborosan. Sebab setiap kali badan diajak foya-foya jiwa akan semakin terhimpit.

Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan itu, jangan menggabungkannya dalam satu waktu. Rencanakanlah, pekerjaan-pekerjaan itu akan anda kerjakan dalam satu rentang waktu tertentu, dan luangkan beberapa waktu di antaranya untuk istirahat agar optimal.

Lihatlah orang yang lebih rendah dari diri anda dalam hal : tubuh, rupa, harta, pekerjaan, dan keluarga. Agar anda mengerti bahwa yang lebih rendah dari anda dalam hal-hal yang dimaksud masih ribuan.

Dikutip dari buku “Percikan Hati Nurani Sebuah Renungan” oleh Budiman al-Hanif (2005)
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Popular Posts

Labels

blog-blog liyane

blogroll nikah