Featured Article
Showing posts with label belajar islam. Show all posts
Showing posts with label belajar islam. Show all posts

Friday, April 6, 2012

Lupa Ada Obatnya?

Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullah berkata: Jika ada yang bertanya: apakah lupa ada penawar atau obatnya? Kami menjawab: iya, ada obatnya. , dengan keutamaan dari Allah yaitu menulis.
Oleh karenanya, Allah Azza wajalla telah member anugerah kepada hamba-hamba-Nya, dalam firman-Nya:

{اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِى خَلَقَ خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الاَْكْرَمُ الَّذِى عَلَّمَ بِالْقَلَمِ}. [العلق: 1 - 4]

Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.Yang menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah dan Rabb-mu yang maha pemurah.Yang mengajar ilmu melalui perantaraan pena.” (QS.Al-Alaq:1-4)
Maka firman-Nya “bacalah” lalu berikutnya “yang mengajarkan ilmu dengan perantara pena”, maksudnya adalah: bacalah dari hafalanmu,jika tidak maka dengan penamu.Maka Allah Azza wajalla menjelaskan kepada kita bagaimana cara kita mengobati penyakit ini,yaitu penyakit lupa yaitu dengan mengobatinya melalui penulisan. Dan sekarang ini penulisan lebih teliti dibandingkan dahulu, sebab sekarang ini sudah ada alat untuk merekam. Walhamdulillah.

(ditranskrip dari syarah al-manzhumah al-bayquniyyah, al-Utsaimin,ketika menjelaskan bait syair yang keempat.Diterjemahkan oleh : Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal)

Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin
selengkapnya disini

Tuesday, September 13, 2011

belajar tentang nikah dari Ar-Ruum 21

”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untuk kalian dari anfus (jiwa-jiwa) kalian sendiri, azwaj (pasangan hidup), supaya kalian ber-sakinah kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kalian mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Q.S. Ar-Ruum : 21)



Itulah sebuah ayat dalam Al Quran yang seringkali ditulis dengan tinta emas di atas undangan sebuah pernikahan. Namun sedihnya, banyak diantara mereka yang tidak mengetahui makna dari ayat suci ini. Ternyata ayat ini menerangkan metode yang seharusnya kita jadikan plot (alur) dalam merayakan cinta. Ringkasnya, ada beberapa kata kunci yang ada pada ayat ini :

Monday, September 12, 2011

Mengapa Pacaran dilarang?

ini ada jawaban yang cukup menarik bagi penulis tentang "mengapa pacaran dilarang?". yaitu dari blog naungan islami oleh sdr. nurdyon (Aryo Calm). dia menjawab seperti ini..

Tuesday, May 17, 2011

Mudah Tergoda

Pertanyaan:
Assalamu'alaikum. Yang ingin saya tanyakan
Bagaimana menjaga hati ini agar tidak mudah terjerumus kepada hawa nafsu terutama pada wanita dan mengenai pandangan mata serta cara mengatasi naik turunnya iman
Wassalam

Jawaban:
Wa'alaikum salam warahmatullah wa barakatuh

Alhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu 'alaa rasulillah wa ba'du :
Obat yang paling manjur dalam masalah ini adalah

Tuesday, April 26, 2011

Istri Yang Baik

hmm.... istri? mauuuuu... hehe.... itu lah telintas dipikiranku sekarang. tapi ada beberapa pertanyaan yang menjadi ganjalan...
apakah sudah siap menjadi suami yang baik? apakah sudah siap akan tanggungjawabnya? apakah sudah siap ........ ?
hmm....

Sunday, October 10, 2010

Waktu Pagi adalah Waktu Penuh Keberkahan

Sunday, December 27, 2009

BENCI

Kebencian merupakan sebuah emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, permusuhan, atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang, atau fenomena. Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk, menghindari, menghancurkan atau menghilangkannya.

Kadangkala kebencian dideskripsikan sebagai lawan daripada cinta atau persahabatan; tetapi banyak orang yang menganggap bahwa lawan daripada cinta adalah ketidakpedulian.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Kebencian)

HATI-HATI DENGAN RASA BENCI

Suatu hari, ketika Nabi saw sedang berkumpul dengan para sahabat di dekat ka'bah, seorang lelaki asing lewat di hadapan mereka. Setelah lelaki itu berlalu, Nabi berujar kepada para sahabat, ''Dialah ahli surga.'' Dan hal itu dikatakannya sampai tiga kali.

Atas pernyataan Nabi tersebut, timbul penasaran di kalangan para sahabat, terutama Abdullah bin Umar yang memang dikenal sangat kritis. ''Ya, Rasulullah,'' tanya Abdullah, ''Mengapa engkau katakan itu kepada kami, padahal selama ini kami tidak pernah mengenalnya sebagai sahabatmu? Sedang terhadap kami sendiri yang selalu mendampingimu engkau tidak pernah mengatakan hal itu?'' Lalu sebagai seorang uswah, Nabi memberikan jawaban diplomatis yang sangat bijak. ''Jika engkau ingin tahu tentang apa yang aku katakan, silakan

Thursday, August 20, 2009

Penetapan 1 Ramadhan 1430 H / 2009 M

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kamis (23/07/2009) melalui Maklumat Nomor : 06/MLM/I.0/E/2009 mengumumkan penetapan tanggal 1 Ramadhan 1430 H berterpatan dengan hari Sabtu Pahing, tanggal 22 Agustus 2009. Menurut keterangan yang menyertai maklumat tersebut, penentuan tersebut sesuai hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Di dalam maklumat tersebut dinyatakan bahwa ijtimak menjelang Ramadhan 1430 H terjadi pada hari Kamis Kliwon tanggal 20 Agustus 2009 M pukul 17:02:48 WIB. Data astronomis yang menjadi dasar penentuan tersebut adalah tinggi hilal pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( f = -07° 48¢ dan l = 110° 21¢ BT ) = -01° 10¢ 20² (hilal belum wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam Hilal di bawah ufuk.

Penetapan Idul Fitri dan Idul Adha 1430 H


Dalam maklumat tersebut, PP Muhammadiyah juga menyertakan Tausiyah Ramadhan yang salah satunya mengingatkan agar bulan Ramadhan ini dijadikan momentum untuk mempertautkan kembali hati yang mungkin selama Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah terjadi perbedaan pendapat dan pilihan sehingga menimbulkan keretakan hati.

Wednesday, June 24, 2009

Perputakaan on-line

pengin belajar islam, mendalami tentang islam????
kunjungi PERPUTAKAAN ISLAM... Insyaallah menjawab ketidaktahuan dan keraguan anda...

semoga bermanfaat...



Saturday, May 10, 2008

ini lagi, Sebagai renungan diri

Rasullah saw pernah berdialog dengan Ali ra. Beliau bersabda, “wahai Ali, setiap sesuatu ada penyakit.”


Penyakit bicara adalah bohong,

Penyakit ilmu adalah lupa,

Penyakit ibadah adalah riya,

Penyakit akhlak mulia adalah kagum pada dirinya sendiri,

Penyakit berani adalah menyerah,

Penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian,

Penyakit tampan adalah sombong,

Penyakit bangsawan adalah membanggakan diri,

Penyakit malu adalah lemah,

Penyakit mulia adalah menyombongkan diri,

Penyakit kaya adalah kikir,

Penyakit royal adalah hidup mewah, dan

Penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan.


Mau menjadi orang yang paling bahagia?

Ini ada tips-tips dari Dr. ‘aidh Al-Qarni
Keimanan menghapuskan keresahan dan melenyapkan kegundahan.
Keimanan adalah kesenangan orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.

Yang lalu telah berlalu dan yang telah pergi telah mati.
Jangan dipikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai.

Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu sampai sore.
Hiduplah dalam batasan hari ini.
Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.

Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok.
Karena jika anda melakukan yang terbaik di hari ini, maka hari esok juga akan lebih baik.

Bersihkan jiwa dari dengki dan jernihkan dari iri.
Keluarkan penyakit permusuhan dan percekcokan dari dalam jiwa.

Buku adalah teman yang paling baik.
Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.

Anda harus berjalan-jalan dan olahraga.
Jauhilah kemalasan dan ketidakberdayaan.
Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.

Bacalah sejarah, pikirkan keajaiban-keajaibannya, renungkan keanehan-keanehannya, simak kisah-kisah dan kabarnya.

Perbaruilah hidup anda.
Jadikan hidup anda lebih bervariasi.
Ubahlah rutinitas hidup anda.

Perhatikan kebersihan pakaian.
Perhatikan bau badan.
Perhatikan penampilan luar.
Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.

Jangan membaca buku yang memanjakan pesimisme dan putus asa.

Ingatlah bahwa Rabb sangat luas ampunan-Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hamba-Nya, dan mengganti kejahatan dengan kebaikan.

Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup (aib), pendengaran, penglihatan, rezeki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya.

Tidakkah anda tahu, bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjara, dilumpukan, atau ditimpakan bencana?

Hiduplah bersama Al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, maupun merenungkannya.
Sebab ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.

Bertawakallah kepada Allah SWT dan serahkan semua perkara kepada-Nya.
Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.

Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada anda.
Sambunglah tali silaturahmi dengan orang yang memutuskan tali silaturahmi dengan anda.
Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada anda, bersabarlah kepada orang yang berbuat jahat kepada anda, niscaya anda akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri anda.

Bacalah secara berulang-ulang ‘ laa haula walaa quwwata illaa billaahi’, karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tentram, memperbaiki keadaan, membuat yang berat menjadi ringan, dan membuat Yang Maha Kuasa menjadi ridha.

Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezeki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.

Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan da jalan keluar.
Ketahuilah bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya.
Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.

Optimislah, jangan pernah berputus asa dan jangan pula menyerah tanpa usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.

Terimalah pilihan Allah untuk anda dengan gembira. Sebab anda tidak tahu tentang kemaslahatan. Bisa jadi kesulitan itu baik daripada kemudahan.

Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran- pikiran yang sakit.

Ketahuilah bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian.
Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan dan tidak seorang pun yang luput dari kesulitan.
Yakinlah bahwa dunia iniadalah tempat cobaan, ujian, tantangan, dan kesedihan.
Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan kepada Allah SWT.

Belajarlah dari orang-orang terdahulu : yang pernah dikucilkan,yang pernah dipenjara, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji, dan yang pernah dibuang serta dikeluarkan dari negerinya.

Janganlah banyak bergaul dengan orang-orang yang pendendam dan jangan pula dengan orang-orang pengangguran serta pendengki. Sebab mereka adalah penyakit jiwa, pembawa kesedihan dan keresahan.

Jauhilah dosa-dosa, sebab ia adalah sumber keresahan dan kesedihan. Ia juga adalah penyebab serta pintu ke arah musibah dan keadaan tertekan.

Jadilah orang dermawan sebab orang yang dermawan hatinya akan selalu lapang dan jiwanya luas. Sedangkan orang pelit hatinya pengap dan nuraninya kotor.

Tersenyumlah kepada siapa saja, niscaya anda akan mendapatkan cinta kasih mereka.
Haluskan tutur kata anda, niscaya mereka akan mencintaimu.
Dan rendahkan hati kepada mereka, niscaya mereka akan menghormati anda.

Balaslah perbuatan yang baik dengan lebih baik.
Berbuatbaiklah kepada sesama, padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh, dan perbanyaklah teman.

Pintu kebahagiaan terbesar adalah do’a kedua orang tua. Berusahalah mendapatkan doa itu dengan berbakti kepada mereka berdua agar doa mereka menjadi benteng yang kuat yang menjagamu dari semua hal yang tidak anda sukai.

Jangan hidup dalam idealisme-idealisme, tapi hiduplah dengan realitas.
Dengan hidup dalam idealisme anda menginginkan dari orang lain apa yan tidak dapat anda lakukan. Karena itu, jadilah orang yang obyektif (dalam melihat kenyataan).

Hiduplah sederhana dan jauhi semua bentuk foya-foya serta pemborosan. Sebab setiap kali badan diajak foya-foya jiwa akan semakin terhimpit.

Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan itu, jangan menggabungkannya dalam satu waktu. Rencanakanlah, pekerjaan-pekerjaan itu akan anda kerjakan dalam satu rentang waktu tertentu, dan luangkan beberapa waktu di antaranya untuk istirahat agar optimal.

Lihatlah orang yang lebih rendah dari diri anda dalam hal : tubuh, rupa, harta, pekerjaan, dan keluarga. Agar anda mengerti bahwa yang lebih rendah dari anda dalam hal-hal yang dimaksud masih ribuan.

Dikutip dari buku “Percikan Hati Nurani Sebuah Renungan” oleh Budiman al-Hanif (2005)
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Popular Posts

blog-blog liyane

blogroll nikah